Makanan Enak Di Restoran Seluruh Dunia

Di dalam era modern seperti ini, tentu saja bukan hanya aspek fashion yang sedang diminati oleh kaum muda, tetapi juga ada aspek kuliner yang bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi kaum millenial ini. Semakin merebaknya restoran-restoran ‘eye catching’ yang menyuguhkan keunikan bentuk dan cita rasa baru yang menjadi khasnya masing-masing. Sehingga tidak heran jika banyak orang yang ingin menikmatinya meskipun ada beberapa makanan tersebut yang tergolong cukup mahal.

Makanan Terenak dan Termahal di Berbagai Negara

1. Republik Malta, Eropa Selatan

Negara yang masuk ke dalam 10 negara terkecil di dunia ini, bukan hanya didapuk menjadi ibukota budaya Eropa, tetapi juga terkenal dengan makanannya yang lezat, salah satunya yakni pizza. Di Malta sendiri, pizza bisa menjadi makanan yang mahal, karena untuk mencicipinya saja semua pengunjung diwajibkan untuk melakukan reservasi minimal 1 minggu sebelum kehadiran. 

Berbeda dengan pizza yang lain, kali ini pizza di Restoran Margo’s Pizzeria sengaja dibuat dari topping truffle dan daun emas. Karena inilah satu porsi pizza harganya bisa mencapai US$ 2.400 atau setara dengan Rp. 31 juta rupiah. Meskipun begitu, sebagian besar hasil dari penjualan pizza di Restoran Margo’s Pizzeria akan didonasikan bagi warga Malta yang kurang mampu.

2. Salerno, Italia

Salerno merupakan salah satu kota yang berada di Negara Italia, dan berada di wilayah selatan di Daerah Campania. Salerno terkenal dengan Pantai Amalfi yang indah dan arsitektur bangunan bersejarah yang juga tak kalah mengagumkan, seperti : Katedral Salerno dan Forte la Carnale.

Terkenal sebagai surganya makanan pizza, Italia pasti memiliki restoran terkenal yang menyajikan pizza sebagai hidangan utamanya, salah satunya adalah Louis XIII Pizza. Disini satu porsinya saja bisa dihargai US$ 12.000 atau setara dengan Rp. 157,9 juta rupiah. Pizza buatan dari Chef Renato Viola ini diolah dengan menggunakan bahan-bahan ‘unik’, seperti : garam merah muda Australia, tiga jenis kaviar hitam, keju organik buffalo mozarella, lobster Norwegia, udang Cilento, dan udang Mediterania yang dimasak selama kurang lebih 72 jam.

3. Hokkaido, Jepang

Hokkaido yang secara geografi terletak di bagian Utara Jepang, sebagian besar daerahnya merupakan pegunungan sehingga rata-rata suhunya cenderung rendah di sepanjang tahunnya. Salah satu pulau terbesar di Jepang ini terkenal dengan beberapa destinasi yang wajib dikunjungi, yaitu : Hokadate, Sapporo, Furano, dan masih banyak lagi.

Terkenal dengan keindahan tempat wisata, sejarah, serta budaya setempat yang cukup mengesankan, tidak menutup pula potensi yang dimiliki oleh Hokkaido di bidang kulinernya. Jika membicarakan tentang makanan enak yang ada di Hokkaido ini, mereka memiliki Densuke Black Watermelon. Berbeda dengan jenis semangka lainnya, semangka jenis ini justru bertekstur lebih tajam dan keras namun mengandung lebih banyak kandungan air dan vitaminnya. Karena ciri khasnya itulah yang menjadikan semangka Densuke Black ini di bandrol di kisaran harga US$ 6.000 atau Rp. 78,9 juta rupiah untuk satu buahnya.

4. Cumbria, Inggris

Salah satu daerah pedesaan di ujung Barat Laut Inggris ini terkenal dengan danau dan pegunungan gletser yang mempesona. Salah satu destinasi wisatanya yaitu The Lake District dijadikan sebagai Situs Warisan Dunia oleh UNESCO, disamping itu Cumbria juga memiliki Eden Valley, Yorkshire Dales, the North Pennines, dan the Furness Peninsula yang sama mengagumkannya.

Jika membicarakan tentang tempat wisata yang bagus di Cumbria, tentu tidak afdol rasanya ketika melakukan travelling tanpa kuliner. Untung saja di kota ini memiliki dessert yang cukup terkenal, yakni Faberge Chocolate Pudding. Pencuci mulut ini terbuat dari percampuran antara wiski, jeruk, cokelat Belgia, bumbu peach, kaviar, dan juga sampanye kaviar. Dicetuskan oleh Chef Marc Guibet di Lindeth Howe Country House Hotel yang berada di Windermere, Cumbria, sengaja memberikan tampilan pudding ini menjadi unik, yaitu menyerupai bentuk telur Fabergé yang cantik dengan dilumuri cokelat pahit dan daun berwarna emas, menjadikan pudding satu ini dihargai dengan harga yang fantastis, yaitu sekitar US$ 34.500 atau Rp 454 juta rupiah.

5. Las Vegas, Amerika Serikat

Merupakan salah satu kota terpadat di Nevada. Amerika Serikat, Los Vegas terkenal di industri perjudian, perbelanjaan, dan hiburan. Tak heran jika kota ini mendapat julukan Ibukota Hiburan Dunia dan terkenal sampai ke ranah Internasional.

Di sisi lain ‘gelap’ nya kota Las Vegas, ternyata disana juga terdapat makanan yang cukup terkenal karena rasanya yang lezat dan harganya yang terbilang cukup mahal. FleurBurger 5000 merupakan salah satu burger yang menjadi ciri khas dari kota Las Vegas ini. Burger fantastis ini merupakan hasil resep dari Chef Hubert Keller yang bekerja di restoran bernama Fleur de Lys in Mandalay Bay. Yang menjadikan burger ini berbeda dengan burger-burger lain adalah adonannya yang menggunakan bahan langka serta berkualitas tinggi, seperti : daging wagyu, topping truffle, dan foie grass. Yang kemudian disajikan dengan sebotol Chateau Petrus 1995, membuat burger ini dihargai sekitar US$ 5.000 atau Rp 65,8 juta rupiah untuk satu porsinya.

6. New York, Amerika Serikat

Sama seperti Las Vegas, kota New York merupakan kota terdapat di Amerika Serikat. Kota yang menjadi pusat wilayah metropolitan ini dinilai memberikan dampak yang besar terhadap sektor perdagangan, riset, media, keuangan, mode, budaya, seni, penelitian dan hiburan terbesar dunia.

Jika di Las Vegas terkenal dengan burgernya, maka beda hal dengan di New York, justru lebih terkenal dengan es krim yang terkenal dengan kemahalannya hingga tercatat dalam Guinness World Records pada tahun 2007 silam. Es krim yang bernama Golden Opulence Sundae ini menggunakan bahan-bahan import untuk membuatnya, yakni : es krim kacang vanilla Tahitian, cokelat Amedei Porcelana, vanilla Madagaskar, dan 23 ribu daun emas yang bisa untuk dikonsumsi. 

Untuk penyajiannya sendiri menggunakan gelas kristal Baccarat Harcout yang untuk harga 1 gelasnya saja berkisar antara $ 300. Selain itu, untuk memakan satu porsi es krim Golden Opulence ini, setiap pembeli harus melakukan reservasi minimal 2 hari sebelumnya. Dengan mahalnya bahan yang digunakan serta lamanya waktu produksi, membuat harga satu es krim nya setara dengan US$ 1.000 atau Rp 13,3 juta rupiah.

7. Sidney, Australia

Sidney merupakan kota terbesar yang ada di Australia dan sekaligus merupakan ibu kota negara bagian New South Wales. Ketika kita membicarakan tentang Sidney, maka yang pertama terlintas dibenak kita adalah Sidney Opera House yang menjadi salah satu landmark terkenal di kota tersebut.

Tetapi, jika ditelusuri lebih lanjut, daya jual dari kota Sidney bukan hanya terletak di sektor pariwisata dan pendidikannya saja, akan tetapi ada juga inovasi di bidang perkulineran, sebagai contohnya pastry yang dikenal dengan nama Posh Pie yang dibuat oleh koki asal Australia di The Lord Dudley Hotel, Sidney.

Yang menjadikan pie ini terlihat istimewa karena terbuat dari daging sapi premium, lobster rock Australia, black winter truffle, daun emas, dan dilengkapi dengan beberapa botol Penfolds Grange Reserve. Maka tidak heran jika untuk satu buah Posh Pie ini bisa dibanderol dengan harga US$ 9.484 atau setara dengan Rp 124 juta rupiah.

8. London, Inggris

Banyak hal yang bisa kita ingat ketika membahas tentang London, salah satu kota metropolitan terbesar di Britania Raya ini, seperti saja contohnya Big Ben dan London Eye. Kota ini mendapat julukan ‘The Smoke’ karena adanya polusi udara pada saat kota ini sedang mengalami revolusi industri.

Meskipun demikian, tapi London merupakan 10 besar negara yang memiliki makanan terenak dan termahal di seluruh dunia, salah satunya adalah The Glamburger. Berbeda dengan jenis burger FleurBurger 5000 yang ada di Las Vegas, The Glamburger ini berbahan dasar telur bebek yang berlapis emas, 280 gr daging wagyu kobe, daging domba New Zealand, dan kaviar yang memiliki kualitas tinggi. Sebagai hasil akhirnya burger ini akan disajikan dengan roti yang dilapisi emas, dan untuk satu kali menyantapnya membutuhkan biaya sekitar Rp 23,6 juta rupiah serta hanya tersedia di Honky Tonk Restaurant, London.